Bakso Sapi

Baca Juga Artikel : Bahan – Bahan Umami Gurih Alami

Bakso Sapi

Bakso adalah makanan yang paling disukai bagi semua kalangan masyarakat Indonesia. Penjual bakso pun menjamur dimana-mana, mulai dari yang dijual keliling dengan gerobak sampai di restoran dengan puluhan cabang.

Bakso ada banyak jenisnya, ada yang terbuat dari daging sapi, kambing, ayam, ikan, udang, cumi dan yang dikombinasikan dengan bahan-bahan lainnya seperti tahu, jamur dan lain-lain. Jenis bakso yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia adalah bakso daging sapi.

Penyajian bakso sapi juga bermacam-macam, mulai yang berkuah, digoreng bahkan di bakar. Bakso kuah adalah yang paling populer dengan kuah gurih serta bahan pelengkap seperti mie, tahu, sawi, dan bawang goreng.

Rasa yang enak di lidah dan tekstur kenyal garing adalah karakter bakso yang paling disukai. Bakso yang tingkat kekenyalannya pas akan terasa sangat nikmat ketika di gigit.

Ada beberapa tips untuk membuat bakso yang berkualitas dan bergizi serta enak dinikmati.

  1. Daging sapi harus yang segar dan berkualitas tinggi.

Kualitas daging sapi yang di gunakan untuk membuat bakso akan sangat menentukan hasil akhir dari bakso yang kita buat. Untuk menghasilkan bakso sapi yang enak dan kenyal, gunakan daging sapi yang segar dan berkualitas tinggi tanpa lemak.

Hindari daging sapi yang sudah di bekukan dalam freezer sebelumnya. Daging beku seperti ini teksturnya tidak sama dengan daging segar dan akan mempengaruhi cita rasa dan tekstur bakso sapi yang kita buat nanti. Pilih daging segar dengan warna yang masih merah gelap dan bukan berwarna pucat seperti daging sapi yang sudah di bekukan.

  1. Proses penggilingan daging.

 

Bakso dibuat dari daging syang sudah digiling terlebih dahulu. Pastikan daging sapi digiling dengan sangat halus, bahkan hingga serat daging terlihat terpisah.

Daging sapi yang di giling dengan halus akan menghasilkan bakso dengan tekstur yang lebih lembut dan kenyal. Jangan sampai masih ada daging yang terlihat seperti bongkahan kerikil karena hal itu akan membuat tesktur bakso tidak sehalus yang di harapkan. Kecuali memang menginginkan tekstur tertentu seperti bakso urat, tyang ekstur baksonya justru harus sedikit kasar.

  1. Kualitas dan perbandingan daging dengan tepung tapioka.

 

 Kualitas dan perbandinagn tepung tapioka yang ditambahkan dengan daging giling akan sangat mempengaruhi kualitas bakso. Untuk menghasilkan bakso sapi yang enak dan kenyal, biasanya tambahkan tepung tapioka berkualitas tinggi dengan berat 1/5 bagian atau  20% dari berat daging.

Bahan-bahan tambahan lainnya adalah garam, gula, merica, bawang putih, dan lainnya sesuai kebutuhan sesaat sebelum adonan di giling.

  1. Tambahkan es batu pada saat penggilingan daging.

Agar mendapatkan hasil yang baik, tambahkan sedikit es batu pada saat proses penggilingan daging. Fungsi es batu untuk membantu menghambat naiknya suhu pada daging ketika daging di giling.

Jika suhu dalam daging naik, gel alami akan terbentuk pada daging, padahal daging belum masuk ke tahap rebusan. Alhasil, tekstur bakso nantinya malah akan terlalu alot dan tidak kenyal.

  1. Gunakan bahan penguat rasa dan pengenyal alami.

 

Jika tidak di beri bahan pengenyal, memang lumayan susah untuk mendapatkan tekstur bakso yang kenyal dan lezat. Karena itu, di ke banyakan resep membuat bakso sapi, terdapat tambahan bahan pengenyal.

Ada banyak bahan pengenyal yang tersedia di pasaran. Untuk hasil bakso yang tidak hanya kenyal tapi juga nikmat, gunakan bahan pengenyal yang alami seperti karagenan (ekstrak rumput laut) atau bubuk jeli agar-agar tanpa rasa (plain).

Untuk faktor ekonomis, penguat rasa bisa juga ditambahkan seperti ekstrak sapi yang alami. Dengan adanya ekstrak sapi ini, daging sapi pun bisa dicampur dengan daging ayam dan tepungnya yang diperbanyak, sehingga tetap enak dan bergizi.

Baca Juga : Product Dari Ekstraksari.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!